Fokus dan Skop
Jurnal Manajemen Pariwisata berfokus pada pengembangan ilmu, teori, konsep, dan praktik manajemen dalam bidang pariwisata yang berorientasi pada peningkatan daya saing, keberlanjutan, inovasi, serta kesejahteraan masyarakat. Jurnal ini menjadi wadah publikasi ilmiah bagi hasil penelitian empiris, kajian konseptual, dan pengembangan model manajemen yang berkaitan dengan pengelolaan destinasi, industri pariwisata, sumber daya manusia, pemasaran, kewirausahaan, serta berbagai aspek strategis dalam pembangunan pariwisata.
Jurnal mendorong publikasi yang mengintegrasikan perspektif manajemen dengan isu-isu kontemporer pariwisata, termasuk transformasi digital, pariwisata berkelanjutan, ekonomi kreatif, perubahan perilaku wisatawan, inovasi bisnis, tata kelola destinasi, serta keterlibatan masyarakat lokal.
Skop Jurnal
Jurnal Manajemen Pariwisata menerima artikel ilmiah yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut:
Manajemen Destinasi Pariwisata, meliputi perencanaan, pengembangan, pengelolaan, daya saing, dan penguatan identitas destinasi.
Manajemen Pariwisata Berkelanjutan, mencakup aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.
Manajemen Hotel dan Akomodasi, meliputi operasional, pelayanan, strategi bisnis, kualitas layanan, revenue management, dan pengalaman tamu.
Manajemen Industri Perjalanan dan Tour Operator, termasuk pengelolaan biro perjalanan, paket wisata, distribusi produk, dan inovasi layanan perjalanan.
Pemasaran Pariwisata, meliputi destination marketing, digital marketing, branding destinasi, perilaku konsumen/wisatawan, customer experience, dan strategi promosi.
Manajemen Sumber Daya Manusia Pariwisata, mencakup kompetensi, produktivitas, kepemimpinan, motivasi, pengembangan karier, dan manajemen talenta.
Kewirausahaan dan Bisnis Pariwisata, termasuk pengembangan usaha pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, inovasi bisnis, dan model bisnis pariwisata.
Manajemen Event dan MICE, meliputi perencanaan, pengelolaan, pemasaran, evaluasi, dan dampak ekonomi maupun sosial kegiatan event dan MICE.
Ekowisata dan Community-Based Tourism, mencakup pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat, pemberdayaan masyarakat lokal, konservasi, dan distribusi manfaat pariwisata.
Pariwisata Budaya dan Warisan, termasuk pengelolaan destinasi budaya, heritage management, pelestarian budaya, dan pemanfaatan aset budaya sebagai daya tarik wisata.
Pariwisata Halal dan Pariwisata Berbasis Nilai, meliputi pengelolaan produk, layanan, destinasi, dan pengalaman wisata yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan tertentu.
Transformasi Digital dan Smart Tourism, mencakup teknologi informasi, kecerdasan buatan, big data, platform digital, smart destination, dan inovasi teknologi dalam pengelolaan pariwisata.
Manajemen Pengalaman dan Perilaku Wisatawan, termasuk tourist experience, kepuasan, loyalitas, keputusan perjalanan, revisit intention, dan perilaku pascawisata.
Tata Kelola dan Kebijakan Pariwisata, meliputi kolaborasi pemerintah, swasta, masyarakat, dan pemangku kepentingan serta evaluasi kebijakan dan regulasi pariwisata.
Manajemen Risiko dan Krisis Pariwisata, termasuk mitigasi bencana, manajemen krisis, resiliensi destinasi, keselamatan wisatawan, dan pemulihan industri pariwisata.
Ekonomi dan Investasi Pariwisata, mencakup investasi, dampak ekonomi, produktivitas, efisiensi, pengembangan industri, dan kontribusi pariwisata terhadap pembangunan daerah.
Transportasi dan Aksesibilitas Pariwisata, meliputi konektivitas, mobilitas wisatawan, manajemen transportasi, dan aksesibilitas destinasi.
Inovasi Produk dan Pengalaman Wisata, termasuk pengembangan produk wisata, creative tourism, experiential tourism, dan diversifikasi daya tarik wisata.
Pariwisata Kesehatan, Wellness, dan Minat Khusus, mencakup pengelolaan dan pengembangan berbagai bentuk pariwisata berbasis minat khusus.
Isu Kontemporer Manajemen Pariwisata, termasuk perubahan iklim, overtourism, responsible tourism, regenerative tourism, resiliensi destinasi, dan isu strategis lain yang relevan dengan perkembangan industri pariwisata.
Jurnal menerima artikel dengan pendekatan kuantitatif, kualitatif, mixed methods, studi kasus, systematic literature review, bibliometric analysis, maupun pendekatan metodologis lainnya yang memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu dan praktik manajemen pariwisata.
Jurnal ini juga terbuka terhadap penelitian yang bersifat interdisipliner sepanjang memiliki keterkaitan yang jelas dengan teori, praktik, kebijakan, atau pengembangan manajemen pariwisata.




